Turunnya Isa Al Masih
Tanda – Tanda Qiyamah Kubro (Kiamat Besar) yang ketiga (Asyrotussaa’ah Al Kubro) yaitu turunnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู .
Ada beberapa perkara dalam bahasan ini, yaitu :
- Landasan dan dalil bahwa Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan turun ke bumi, yaitu Al Qur’an dan Sunnah Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู .
- Status Hadits tentang turunnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู .
- Bagaimana para ‘Ulama Ahlus Sunnah menyikapi Hadits-hadits tersebut.
- Sifat Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู dan apa yang akan dilakukannya.
- Tempat munculnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู
- Berapa lama Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan hidup.
- Para ‘Ulama menyimpulkan terhadap Firman Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู dan Sabda Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู mengenai turunnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู .
- Hikmah diturunkannya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู .
1. Landasan dan Dalil
Berikut ini adalah berapa dalil yang menyatakan bahwa Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan turun kembali ke bumi. Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู yang akan diturunkan oleh Allah ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู kembali ke bumi itu adalah Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู yang dulu pernah Allah ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู bangkitkan, dan dalam riwayat Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู berusia 33 tahun. Sehingga ada ‘Ulama yang menyatakan bahwa Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan turun kembali ke bumi dan hidup selama 7 (tujuh) tahun. Jadi jumlah umur beliau ุนููู ุงูุณูุงู seluruhnya adalah 40 tahun. Dan ada pula penjelasan dari para ‘Ulama terhadap ke-shohiihan Hadits tersebut, sehingga berarti jumlah 40 tahun itu adalah umur 33 tahun ketika diangkat, dan ketika diturunkan kembali ke bumi selama 7 tahun.
Pertama, sebagaimana firman Allah ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู dalam Al Qur’an Surat Az Zukhruf (43) ayat 61 :
َูุฅَُِّูู َูุนِْูู ٌ ِّููุณَّุงุนَุฉِ ََููุง ุชَู ْุชَุฑَُّู ุจَِูุง َูุงุชَّุจِุนُِูู َูุฐَุง ุตِุฑَุงุทٌ ู ُّุณْุชَِููู ٌ
Artinya:
“Dan sesungguhnya ‘Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.”
‘Abdullooh bin ‘Abbas ุฑุถู ุงููู ุนูู menafsiirkan tentang ayat tersebut, bahwa yang dimaksud adalah keluarnya Nabi ‘Isa putera Maryam ุนููู ุงูุณูุงู sebelum hari Kiamat. Inilah yang menjadi dasar keyakinan para ‘Ulama Ahlus Sunnah wal Jamaa’ah bahwa Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan turun menjelang hari Kiamat.
Kedua, juga firman Allah ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู dalam Surat Muhammad (47) ayat 4 :
َูุฅِุฐุง َِูููุชُู ُ ุงَّูุฐَِูู ََููุฑُูุง َูุถَุฑْุจَ ุงูุฑَِّูุงุจِ ุญَุชَّู ุฅِุฐَุง ุฃَุซْุฎَูุชُู ُُููู ْ َูุดُุฏُّูุง ุงَْููุซَุงَู َูุฅِู َّุง ู َّูุงً ุจَุนْุฏُ َูุฅِู َّุง ِูุฏَุงุก ุญَุชَّู ุชَุถَุนَ ุงْูุญَุฑْุจُ ุฃَْูุฒَุงุฑََูุง ุฐََِูู ََْููู َูุดَุงุกُ ุงَُّููู َูุงูุชَุตَุฑَ ู ُِْููู ْ ََِูููู َِّููุจَُْูู ุจَุนْุถَُูู ุจِุจَุนْุถٍ َูุงَّูุฐَِูู ُูุชُِููุง ِูู ุณَุจِِูู ุงَِّููู ََููู ُูุถَِّู ุฃَุนْู َุงَُููู ْ
Artinya:
“Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka, maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berhenti. Demikianlah, apabila Allooh menghendaki, niscaya Allooh akan membinasakan mereka; tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang gugur pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka.”
Seperti dijelaskan oleh Imaam Al Baghowy ุฑุญู ู ุงููู dalam tafsir beliau tentang ayat ini, maka yang dimaksud dengan mengalahkan orang-orang musyrikin dengan dibunuh dan ditawannya mereka itu sehingga semua penganut ajaran di dunia ini akan masuk ke dalam Islam. Dan semua dien hanya lah untuk Allah ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู maka tidak ada setelah itu jihad atau peperangan.
Kapankah hal itu terjadi? Ialah ketika turunnya Nabi ‘Isa putera Maryam ุนููู ุงูุณูุงู .
Ayat tersebut, menurut beliau (Imaam Al Baghowy ุฑุญู ู ุงููู) menjelaskan bahwa perang tidak akan terjadi lagi setelah turunnya Nabi ‘Isa puteraMaryam ุนููู ุงูุณูุงู , karena semua manusia ketika itu tunduk dan menganut Islam.
Ketiga, juga firman Allah ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู dalam Surat An Nisaa’ (4) ayat 159 :
َูุฅِู ู ِّْู ุฃَِْูู ุงِْููุชَุงุจِ ุฅِูุงَّ َُููุคْู ََِّูู ุจِِู َูุจَْู ู َْูุชِِู ََْูููู َ ุงَِْูููุงู َุฉِ َُُูููู ุนََِْูููู ْ ุดَِููุฏุงً
Artinya:
“Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (`Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti `Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.”
Ayat tersebut ditafsirkan oleh Imaam Ibnu Jariir Ath Thobari ุฑุญู ู ุงููู, kata beliau dari Abu Maalik, bahwasanya yang dimaksud dari ayat tersebut adalah ketika turunnya Nabi ‘Isa putera Maryam ุนููู ุงูุณูุงู , adalah tidak ada seorang pun dari Ahlul Kitab kecuali mereka akan beriman. Artinya, orang Yahudi dan Nasrani akan beriman karena Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู telah turun dan itu diberitakan oleh Allah ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู dalam ayat tersebut.
Pelajaran terpenting dari ketiga ayat tersebut diatas adalah semuanya menjelaskan bahwa Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan ada lagi, beliau ุนููู ุงูุณูุงู akan turun lagi; dan Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan berperan di akhir zaman untuk menjalankan tugas yang diperintahkan oleh Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู baginya.
Dalam Hadits Shohiih diriwayatkan oleh Imaam Al Bukhoory no: 2476 dan Imaam Muslim no: 406 dari Abu Hurairoh ุฑุถู ุงููู ุนูู, beliau berkata, bahwa Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู bersabda:
َูุง ุชَُููู ُ ุงูุณَّุงุนَุฉُ ุญَุชَّู َْููุฒَِู ُِูููู ْ ุงุจُْู ู َุฑَْูู َ ุญََูู ًุง ู ُْูุณِุทًุง ََْูููุณِุฑَ ุงูุตَِّููุจَ ََْูููุชَُู ุงْูุฎِْูุฒِูุฑَ ََููุถَุนَ ุงْูุฌِุฒَْูุฉَ ََِููููุถَ ุงْูู َุงُู ุญَุชَّู َูุง َْููุจََُูู ุฃَุญَุฏٌ
Artinya:
“Tidak akan tegak hari Kiamat sehingga akan turun di tengah-tengah kalian Ibnu Maryam (Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู ), ia menjadi seorang hakim (penguasa) yang adil, dan akan mematah-matahkan (menurunkan) salib dan membunuh babi, serta akan menghentikan aturan jizyah (upeti, pajak).
Harta akan melimpah, tidak ada lagi orang yang membutuhkan (mau menerima) harta.”
Hadits tersebut diriwayatkan oleh Imaam Al Bukhary dan Imaam Muslim, berarti Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah meyakini ke-shohiihan-nya, bahwa isi yang terkandung dalam Hadits tersebut adalah benar adanya. Kita harus membenarkannya. Yang tidak membenarkannya berarti ia tergolong Ingkar-Sunnah, bukan Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah. Berarti Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan turun kembali ke bumi.
Juga dalam Hadits yang dirwayatkan oleh Imaam Al Bukhary no: 7311 dan Imaam Muslim no: 5059, dari salah seorang Shohabat bernama Al Mughiroh bin Syu’bah ุฑุถู ุงููู ุนูู, ia mendengar bahwa Nabi Muhammad ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู bersabda:
ูุงََ َูุฒَุงُู ุทَุงุฆَِูุฉٌ ู ِْู ุฃُู َّุชِู ุธَุงِูุฑَِูู ุญَุชَّู َูุฃْุชَُِููู ْ ุฃَู ْุฑُ ุงِููู َُููู ْ ุธَุงِูุฑَُูู
Artinya:
“Senantiasa kelompok kecil dari umatku akan berperang diatas kebenaran (– berperang karena Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู untuk meninggikan Laa Ilaaha Illallah – pent.), mereka menang dan terus menerus seperti itu sampai terjadi hari Kiamat. Sedangkan mereka dalam keadaan menang.”
Juga terdapat penjelasan dalam Kitab “As Sunnan Al Waaridatu Fil Fitaani Wa Ghowaa-iliha Was Sa’aati Wa Asrootiha” V/1105 sebagai berikut ini:
ูุฅุฐุง ูุงู ููู ุงูุฌู ุนุฉ ู ู ุตูุงุฉ ุงูุบุฏุงุฉ ููุฏ ุฃููู ุช ุงูุตูุงุฉ ูุงูุชูุช ุงูู ูุฏู ูุฅุฐุง ูู ุจุนูุณู ุจู ู ุฑูู ูุฏ ูุฒู ู ู ุงูุณู ุงุก ูู ุซูุจูู ูุฃูู ุง ููุทุฑ ู ู ุฑุฃุณู ุงูู ุงุก ููุงู ุฃุจููุฑูุฑุฉ ุฅุฐุง ุฃููู ุฅููู ูุง ุฑุณูู ุงููู ูุฃุนุงููู ููุงู ูุง ุฃุจุง ูุฑูุฑุฉ ุฅู ุฎุฑุฌุชู ูุฐู ููุณุช ูุฎุฑุฌุชู ุงูุฃููู ุชููู ุนููู ู ูุงุจุฉ ูู ูุงุจุฉ ุงูู ูุช ูุจุดุฑ ุฃููุงู ุง ุจุฏุฑุฌุงุช ู ู ุงูุฌูุฉ ููููู ูู ุงูุฅู ุงู ุชูุฏู ูุตู ุจุงููุงุณ ููููู ูู ุนูุณู ุฅูู ุง ุงููู ุช ุงูุตูุงุฉ ูู ููุตูู ุนูุณู ุฎููู(ุงูุณูู ุงููุงุฑุฏุฉ ูู ุงููุชู ูุบูุงุฆููุง ูุงูุณุงุนุฉ ูุฃุดุฑุงุทูุง 5/1105
Artinya:
“Maka pada hari Jum’at, ketika akan sholat Fajar dan Iqomat sudah dikumandangkan, maka Imaam Mahdi menengok, ternyata dilihatnya Isa bin Maryam ุนููู ุงูุณูุงู telah turun dari langit, mengenakan dua baju, seolah dari kepalanya meneteskan air.”
Abu Hurairoh ุฑุถู ุงููู ุนูู berkata, “Ya Rosuulullah, jika aku menemuinya, aku merangkulnya.”
Lalu Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู bersabda, “Sesungguhnya keluarnya ini tidak seperti keluarnya (– Isa ุนููู ุงูุณูุงู – pent.) yang pertama kali. Engkau akan menemui dia dalam keadaan berwibawa, dan disegani. Dia akan memberitahu kaum dengan tingkatan surga.” Lalu Imaam Mahdi mengatakan padanya, “Majulah anda dan jadilah Imaam (– sholat – pent.).”
Maka Isa ุนููู ุงูุณูุงู berkata, “Sesungguhnya Iqomat telah dikumandangkan untukmu.”
Sehingga Nabi Isa ุนููู ุงูุณูุงู pun sholat dibelakang Imaam Mahdi.”
Jadi dari hadits diatas, maka di akhir zaman nanti, ketika Imaam Mahdi sedang berada dalam barisan-barisan yang siap berperang dengan Ahlul Kitab, diantara mereka adalah orang-orang Yahudi dan Dajjal. Kemudian setelah siap hendak sholat, dan Iqomat telah disuarakan, maka Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู pun muncul.
Lalu Imaam Mahdi berkata: “Wahai ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู , silakan engkau menjadi Imaam”.
Kata Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู : “Engkau yang menjadi Imaam, karena Iqomat telah ditegakkan.”
Maka Imaam Mahdi pun menjadi Imaam Sholat dan Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู menjadi ma’mum-nya. Setelah sholat selesai, kemudian kepemimpinan barulah diambil alih oleh Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู .
Hal ini adalah sebagaimana dalam Hadits Shohiih Riwayat Imaam Al Bukhary no: 3449 dan Imaam Muslim no: 409, dari Shohabat Abu Hurairoh ุฑุถู ุงููู ุนูู, bahwa Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู bersabda,
ََْููู ุฃَْูุชُู ْ ุฅِุฐَุง َูุฒََู ุงุจُْู ู َุฑَْูู َ ُِูููู ْ َูุฅِู َุงู ُُูู ْ ู ُِْููู ْ
Artinya:
“Bagaimana dengan kalian, apabila ‘Isa bin Maryam ุนููู ุงูุณูุงู turun kepada kalian, sedangkan Imaam kalian dari kalangan kalian sendiri.”
Semua yang berkenaan dengan tanda Hari Kiamat adalah berita. Karena berita, maka berita itu harus valid dan shohiih. Bagi kita Ahlus Sunnah wal Jamaa’ah tidak ada ruang bagi akal manusia untuk hal ini. Semua harus berdasarkan daliil,
oleh karena itu bahasan dipadatkan dengan daliil, agar kita yakin bahwa semua ini bukanlah dari perkataan manusia, melainkan berdasarkan Wahyu
yang datang dari Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู dan telah disampaikan kepada kita melalui Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู .
Dalam Hadits yang diriwayatkan oleh Imaam Muslim no: 6820, dari Shohabat Abu Huroiroh ุฑุถู ุงููู ุนูู, beliau berkata, “Aku mendengar Rosuulullah ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู bersabda :
ุฃََูุง ุฃََْููู ุงَّููุงุณِ ุจِุนِูุณَู ุงูุฃَْูุจَِูุงุกُ ุฃَุจَْูุงุกُ ุนَูุงَّุชٍ ََْูููุณَ ุจَِْููู َูุจََْูู ุนِูุณَู َูุจٌِّู
Artinya:
“Aku adalah orang yang lebih berhak diutamakan daripada ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู . Para Nabi itu semuanya adalah anak-anak dari para ibu yang berbeda-beda, tetapi bapak mereka satu. Tidak ada Nabi antara aku dan ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู “
Hadits Shohiih tersebut bagi kita harus menjadi pegangan, sekaligus sebagai bantahan bagi orang yang mengaku-ngaku dirinya sebagai nabi sesudah Nabi Muhammad ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู seperti: Mirza Ghulam Ahmad, Ahmad Musadek dan lain-lain.
Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู selanjutnya pun bersabda bahwa: “Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan turun. Jika kalian melihatnya maka kalian akan mengenalinya, orangnya berkulit putih kemerahan. Ia mengenakan dua baju. Rambutnya seolah-olah meneteskan air, meskipun tidak terkena basah“.
(Dalam Hadits lain disebutkan bahwa rambut Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู keriting)
Lalu dalam Hadits Riwayat Imaam Ahmad no: 7665, dari Abu Hurairoh ุฑุถู ุงููู ุนูู, menurut Syaikh Syu’aib Al Arnaa’uth sanadnya Shohiih sesuai dengan Syarat Imaam Al Bukhary dan Imaam Muslim, bahwa Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู bersabda,
ูุงูุฐู ููุณู ุจูุฏู ูููุดู ุงู ููุฒู ูููู ุจู ู ุฑูู ุญูู ุง ุนุงุฏูุง ูุฅู ุงู ุง ู ูุณุทุง ููุณุฑ ุงูุตููุจ ูููุชู ุงูุฎูุฒูุฑ ููุถุน ุงูุฌุฒูุฉ ููููุถ ุงูู ุงู ุญุชู ูุง ููุจููุง ุฃุญุฏ
Artinya:
“Demi yang jiwaku ditangan-Nya, Isa bin Maryam ุนููู ุงูุณูุงู akan turun ditengah-tengah kalian sebagai Penguasa yang Adil, akan mematahkan salib, membunuh babi, membebaskan dari hukum Jizyah (– Pajak / Upeti – pent.) dan harta akan melimpah sehingga tidak ada yang mau menerimanya seorang pun.”
Dan dalam Hadits Riwayat Imaam Al Hakim no: 4163, beliau berkata Hadits ini sanadnya Shohiih, hanya saja Imaam Al Bukhoory dan Imaam Muslim tidak mengeluarkannya dan Imaam Adz Dzahaby dalam Kitab “At Tarkhiiskh” menyatakan bahwa Hadits ini Shohiih; dari Abu Hurairoh ุฑุถู ุงููู ุนูู bahwa Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู bersabda,
ุฅู ุฑูุญ ุงููู ุนูุณู ุงุจู ู ุฑูู ูุงุฒู ูููู ูุฅุฐุง ุฑุฃูุชู ูู ูุงุนุฑููู ุฑุฌู ู ุฑุจูุน ุฅูู ุงูุญู ุฑุฉ ู ุงูุจูุงุถ ุนููู ุซูุจุงู ู ู ุตุฑุงู ูุงู ุฑุฃุณู ููุทุฑ ู ุฅู ูุตุจู ุจูู ููุฏู ุงูุตููุจ ู ููุชู ุงูุฎูุฒูุฑ ู ูุถุน ุงูุฌุฒูุฉ ู ูุฏุนู ุงููุงุณ ุฅูู ุงูุฅุณูุงู ููููู ุงููู ูู ุฒู ุงูู ุงูู ุณูุญ ุงูุฏุฌุงู ู ุชูุน ุงูุฃู ูุฉ ุนูู ุฃูู ุงูุฃุฑุถ ุญุชู ุชุฑุนู ุงูุฃุณูุฏ ู ุน ุงูุฅุจู ู ุงููู ูุฑ ู ุน ุงูุจูุฑ ู ุงูุฐุฆุงุจ ู ุน ุงูุบูู ู ููุนุจ ุงูุตุจูุงู ู ุน ุงูุญูุงุช ูุง ุชุถุฑูู ููู ูุซ ุฃุฑุจุนูู ุณูุฉ ุซู ูุชููู ู ูุตูู ุนููู ุงูู ุณูู ูู
Artinya:
“Sesungguhnya Roh Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู, ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู , akan turun ditengah-tengah kalian. Maka jika kalian melihatnya, maka kenalilah dia. Dia adalah berkulit putih kemerah-merahan dan mengenakan dua baju, seakan kepalanya meneteskan air dan basah. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapuskan hukum Jizyah dan menyeru manusia pada Islam, membinasakan Dajjal dan meletakkan amanah (keamanan) diatas muka bumi sehingga singa dengan unta bergembala bersama, singa dengan sapi, serigala dengan kambing dan anak kecil bermain ular, tidak membahayakan mereka. Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan menetap 40 tahun, kemudian meninggal dan disholati oleh kaum Muslimin.”
2. Status Hadits
Intinya dalam Hadits tersebut bahwa Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan diturunkan kembali oleh Alloh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู, tidak boleh ada keraguan tentang hal ini.
Ada beberapa Kitab yang khusus membahas tentang turunnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู . Hendaknya itu menjadi dasar bagi kita untuk meyakini kebenaran adanya peristiwa turunnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู tersebut.
Kata para ‘Ulama Ahlus Sunnah bahwa Hadits tentang turunya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู adalah Muttawatir. Karena Haditsnya adalah Muttawatir, maka orang Mu’tazilah dan orang Rasionalis-pun, mereka akan membenarkan dan meyakininya.
3. Sikap ‘Ulama Ahlus Sunnah Terhadap Hadits tersebut
Berikut ini apa yang dikatakan oleh Imaam Ibnu Katsiir ุฑุญู ู ุงููู. Dalam Tafsiir Ibnu Katsiir, dikatakan bahwa Hadits-Hadits tentang turunnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู derajatnya adalah Muttawatir dari banyak Shohabat Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู antara lain: Abu Hurairoh, ‘Abdullooh Ibnu Mas’uud, ‘Utsman bin Abdil ‘Ash, An Nuwwas bin Sam’an, ‘Abdullooh bin ‘Amr bin Al ‘Ash, dan Majma’ Libni Jaariyah, Abu Syarihah Hudzaifah Ibnu ‘Usaid ุฑุถู ุงููู ุนููู .
Itulah nama-nama para Shohabat Rosuululloh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู yang meriwayatkan tentang turunnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู . Sehingga menurut Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah bahwa apabila Hadits diriwayatkan oleh sekian banyak orang kepada sekian banyak orang, maka tidak mungkin adanya kesepakatan dusta atas-nama Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู . Dengan demikian Hadits yang seperti itu disebut Hadiits Muttawatir. Hadits Muttawatir harus diyakini dan dibenarkan, karena derajatnya adalah sama dengan Al Qur’an.
Ijma’ adalah Kesepakatan. Dikemukakan oleh seorang ‘Ulama Ahlus Sunnah bernama Imaam As Safaariiny ุฑุญู ู ุงููู dalam Kitab
“Lawaami’ul Al Anwaar Al Bahiyyah“, beliau berkata: “Ummat Islam telah bersepakat terhadap turunnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู , tidak ada seorangpun yang menyelisihi kesepakatan itu dari kalangan Ahli Syari’ah, yaitu Ahlus Sunnah. Yang mengingkari akan turunnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู adalah para ahli Filsafat, dan orang-orang yang menyimpang dari ajaran ini, yang tidak dianggap berarti jika mereka itu menyelisihi. Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan turun dari langit dan akan tetap menjalankan hukum-hukum Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู .”
4. Sifat Fisik dan Tugas Yang Akan Dilakukan oleh Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู
Berdasarkan dalil-dalil yang tersebut diatas, bahwa diantara sifat fisik Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู adalah : Berkulit putih kemerahan, berambut keriting (ikal), dan berdada lebar.
Tugas Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู :
Tugas Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู yang paling pokok adalah mengerjakan lima perkara yaitu :
- Menghancurkan salib, sehingga tidak ada lagi salib di dunia ini.
- Membunuh babi.
- Membebaskan ummat dari hukum Jizyah (Pajak / Upeti),
- Menyeru kepada Al Islam, sehingga semua keyakinan di dunia ini ada dibawah Islam.
- Membunuh Ad Dajjal.
Semua itu adalah bagian bahwa Nabi Isa ุนููู ุงูุณูุงู menetapkan, menjalankan dan men-dhohirkan Hukum-Hukum yang telah disunnahkan oleh Muhammad Rosuululloohุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู .
5. Tempat Munculnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู
Di mana Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan muncul ?
Dalam Hadits Shohiih Riwayat Imaam Muslim no: 7560, dari Shohabat An Nuwwas bin Sam’an ุฑุถู ุงููู ุนูู, beliau berkata bahwa Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู bersabda:
َูุจََْููู َุง َُูู َูุฐََِูู ุฅِุฐْ ุจَุนَุซَ ุงَُّููู ุงْูู َุณِูุญَ ุงุจَْู ู َุฑَْูู َ ََْูููุฒُِู ุนِْูุฏَ ุงْูู ََูุงุฑَุฉِ ุงْูุจَْูุถَุงุกِ ุดَุฑَِّْูู ุฏِู َุดَْู ุจََْูู ู َْูุฑُูุฏَุชَِْูู َูุงุถِุนًุง ََِّْูููู ุนََูู ุฃَุฌِْูุญَุฉِ ู َََِْูููู ุฅِุฐَุง ุทَุฃْุทَุฃَ ุฑَุฃَุณَُู َูุทَุฑَ َูุฅِุฐَุง ุฑََูุนَُู ุชَุญَุฏَّุฑَ ู ُِْูู ุฌُู َุงٌู َูุงُّููุคُْูุคِ َููุงَ َูุญُِّู َِููุงِูุฑٍ َูุฌِุฏُ ุฑِูุญَ ََููุณِِู ุฅِูุงَّ ู َุงุชَ َََูููุณُُู َْููุชَِูู ุญَْูุซُ َْููุชَِูู ุทَุฑُُْูู ََููุทُْูุจُُู ุญَุชَّู ُูุฏْุฑَُِูู ุจِุจَุงุจِ ُูุฏٍّ ََْูููุชُُُูู ุซُู َّ َูุฃْุชِู ุนِูุณَู ุงุจَْู ู َุฑَْูู َ َْููู ٌ َูุฏْ ุนَุตَู َُูู ُ ุงَُّููู ู ُِْูู ََููู ْุณَุญُ ุนَْู ُูุฌُِِูููู ْ َُููุญَุฏِّุซُُูู ْ ุจِุฏَุฑَุฌَุงุชِِูู ْ ِูู ุงْูุฌََّูุฉِ َูุจََْููู َุง َُูู َูุฐََِูู ุฅِุฐْ ุฃَْูุญَู ุงَُّููู ุฅَِูู ุนِูุณَู ุฅِِّูู َูุฏْ ุฃَุฎْุฑَุฌْุชُ ุนِุจَุงุฏًุง ِูู ูุงَ َูุฏَุงِู ูุฃَุญَุฏٍ ุจِِูุชَุงِِููู ْ َูุญَุฑِّุฒْ ุนِุจَุงุฏِู ุฅَِูู ุงูุทُّูุฑِ. ََููุจْุนَุซُ ุงَُّููู َูุฃْุฌُูุฌَ َูู َุฃْุฌُูุฌَ َُููู ْ ู ِْู ُِّูู ุญَุฏَุจٍ َْููุณَُِููู ََููู ُุฑُّ ุฃََูุงุฆُُِููู ْ ุนََูู ุจُุญَْูุฑَุฉِ ุทَุจَุฑَِّูุฉَ ََููุดْุฑَุจَُูู ู َุง َِูููุง ََููู ُุฑُّ ุขุฎِุฑُُูู ْ َََُُููููููู ََููุฏْ َูุงَู ุจَِูุฐِِู ู َุฑَّุฉً ู َุงุกٌ. َُููุญْุตَุฑُ َูุจُِّู ุงَُّููู ุนِูุณَู َูุฃَุตْุญَุงุจُُู ุญَุชَّู ََُูููู ุฑَุฃْุณُ ุงูุซَّْูุฑِ ูุฃَุญَุฏِِูู ْ ุฎَْูุฑًุง ู ِْู ู ِุงุฆَุฉِ ุฏَِููุงุฑٍ ูุฃَุญَุฏُِูู ُ ุงَْْูููู َ ََููุฑْุบَุจُ َูุจُِّู ุงَِّููู ุนِูุณَู َูุฃَุตْุญَุงุจُُู َُููุฑْุณُِู ุงَُّููู ุนََُْูููู ُ ุงَّููุบََู ِูู ุฑَِูุงุจِِูู ْ َُููุตْุจِุญَُูู َูุฑْุณَู َูู َْูุชِ َْููุณٍ َูุงุญِุฏَุฉٍ ุซُู َّ َْููุจِุทُ َูุจُِّู ุงَِّููู ุนِูุณَู َูุฃَุตْุญَุงุจُُู ุฅَِูู ุงูุฃَุฑْุถِ َููุงَ َูุฌِุฏَُูู ِูู ุงูุฃَุฑْุถِ ู َْูุถِุนَ ุดِุจْุฑٍ ุฅِูุงَّ ู َูุฃَُู ุฒََูู ُُูู ْ ََููุชُُْููู ْ ََููุฑْุบَุจُ َูุจُِّู ุงَِّููู ุนِูุณَู َูุฃَุตْุญَุงุจُُู ุฅَِูู ุงَِّููู َُููุฑْุณُِู ุงَُّููู ุทَْูุฑًุง َูุฃَุนَْูุงِู ุงْูุจُุฎْุชِ َูุชَุญْู ُُِููู ْ َูุชَุทْุฑَุญُُูู ْ ุญَْูุซُ ุดَุงุกَ ุงَُّููู ุซُู َّ ُูุฑْุณُِู ุงَُّููู ู َุทَุฑًุง ูุงَ َُُّููู ู ُِْูู ุจَْูุชُ ู َุฏَุฑٍ َููุงَ َูุจَุฑٍ ََููุบْุณُِู ุงูุฃَุฑْุถَ ุญَุชَّู َูุชْุฑََُููุง َูุงูุฒَََّููุฉِ ุซُู َّ َُููุงُู ِููุฃَุฑْุถِ ุฃَْูุจِุชِู ุซَู َุฑَุชَِู َูุฑُุฏِّู ุจَุฑََูุชَِู.
ََْูููู َุฆِุฐٍ ุชَุฃُُْูู ุงْูุนِุตَุงุจَุฉُ ู َِู ุงูุฑُّู َّุงَูุฉِ ََููุณْุชَุธَُِّููู ุจِِูุญَِْููุง َُููุจَุงุฑَُู ِูู ุงูุฑِّุณِْู ุญَุชَّู ุฃََّู ุงِّْูููุญَุฉَ ู َِู ุงูุฅِุจِِู َูุชَِْููู ุงِْููุฆَุงู َ ู َِู ุงَّููุงุณِ َูุงِّْูููุญَุฉَ ู َِู ุงْูุจََูุฑِ َูุชَِْููู ุงَْููุจَِููุฉَ ู َِู ุงَّููุงุณِ َูุงِّْูููุญَุฉَ ู َِู ุงْูุบََูู ِ َูุชَِْููู ุงَْููุฎِุฐَ ู َِู ุงَّููุงุณِ َูุจََْููู َุง ُูู ْ َูุฐََِูู ุฅِุฐْ ุจَุนَุซَ ุงَُّููู ุฑِูุญًุง ุทَِّูุจَุฉً َูุชَุฃْุฎُุฐُُูู ْ ุชَุญْุชَ ุขุจَุงุทِِูู ْ َูุชَْูุจِุถُ ุฑُูุญَ ُِّูู ู ُุคْู ٍِู َُِّููู ู ُุณِْูู ٍ ََููุจَْูู ุดِุฑَุงุฑُ ุงَّููุงุณِ َูุชََูุงุฑَุฌَُูู َِูููุง ุชََูุงุฑُุฌَ ุงْูุญُู ُุฑِ َูุนََِْูููู ْ ุชَُููู ُ ุงูุณَّุงุนَุฉُ
Artinya:
“Ketika Dajjal sedang berbuat kerusakan seperti itu, Allooh Azza Wa Jalla mengutus ‘Isa Almasih bin Maryam. Lalu ‘Isa bin Maryam turun di dekat menara putih di sebelah timur Damaskus, dengan mengenakan pakaian dua warna, sambil meletakkan dua telapak tangannya pada sayap dua malaikat. Apabila dia menundukkan kepalanya, hujan pun turun. Apabila dia mengangkat kepalanya, maka butir-butir air (– seperti mutiara –) berjatuhan dari kepalanya. Orang kaafir tidaklah mencium bau nafasnya melainkan mati atau bau nafasnya bisa dicium sejauh mata memandang. Dia mencari Dajjal, sehingga ditemukannya di pintu gerbang kota Ludd, lalu Dajjal dibunuhnya.
Kemudian ‘Isa bin Maryam mendatangi suatu kaum yang dilindungi oleh Allooh dari Dajjal, lalu ‘Isa bin Maryam mengusap wajah mereka dan memberitahukan kepada mereka mengenai derajat mereka di surga. Ketika ‘Isa bin Maryam dalam keadaan begitu, Allooh mewahyukan kepadanya, “Sesungguhnya Aku telah mengeluarkan hamba-hamba-Ku yang tidak terkalahkan oleh siapa pun. Karena itu selamatkanlah hamba-hamba-Ku yang shoolih ke bukit.”
Kemudian Alloh mengeluarkan Ya’juj dan Ma’juj (mereka turun ke segala penjuru dari tempat yang tinggi (Al Anbiyaa’ ayat 96). Kelompok mereka yang pertama kali melewati telaga Thabariyyah / Thiber, kemudian mereka meminum airnya hingga habis. Kelompok mereka yang akhir lewat pula, lalu mereka mengatakan, “Sungguh di tempat ini dulu ada air.”
Nabi ‘Isa dan para Shohabatnya terkepung, sehingga pada saat itu sebuah kepala sapi lebih berharga bagi mereka daripada uang seratus dinar sekarang ini. Nabi ‘Isa bin Maryam dan para Shohabatnya berdo’a agar Allooh menghancurkan Ya’juj dan Ma’juj beserta pengikutnya. Lalu Allooh menimpakan kepada mereka penyakit hidung seperti yang melanda hewan, sehingga mereka mati semuanya.
Kemudian Nabi ‘Isa dan para Shohabatnya tiba di suatu tempat di bumi. Mereka tidaklah mendapati sejengkal tanah melainkan penuh dengan bangkai-bangkai busuk, maka Nabi ‘Isa dan para pengikutnya berdo’a kepada Allooh Azza Wa Jalla. Sehingga, Allooh mengutus burung-burung sebesar punuk onta yang membawa bangkai-bangkai manusia tersebut, untuk dibuang di tempat yang dikehendaki oleh Allooh Azza Wa Jalla.
Kemudian Alloh menurunkan hujan yang menyirami setiap rumah di kota dan di desa, sehingga bumi menjadi bersih setelah tersiram hujan.
Lalu diperintahkan kepada bumi, “Munculkan buah-buahanmu, dan kembalikan keberkahanmu !”
Pada hari itu sekelompok keluarga bisa kenyang dengan memakan sebuah delima dan bisa berteduh di bawah kulit buah delima. Air susu juga penuh berkah, sehingga susu seekor onta cukup untuk sekelompok orang, susu seekor sapi cukup untuk orang satu kabilah, dan susu seekor kambing cukup untuk orang sekeluarga dekat.
Ketika mereka seperti itu, Alloh mengirimkan angin baik melewati ketiak mereka. Angin tersebut merenggut nyawa setiap mukmin dan muslim, sehingga tinggallah orang-orang yang jahat / jelek yang berhiruk-pikuk bagai hiruk-pikuknya keledai, maka terjadilah kiamat yang menimpa mereka.”
Jadi ketika barisan antara orang-orang dari kalangan Imaam Mahdi dan kalangan Dajjal, serta pengikutnya termasuk orang-orang Yahudi sudah berada dalam keadaan siap berperang, maka pada saat itu Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู mengutus Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู untuk turun di sebuah Menara Putih sebelah timur Damaskus (Syiria). Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู meletakkan kedua tangannya pada kedua sayap malaikat, jika ia menggerakkan rambutnya maka akan meneteskan air dan bila mengangkat kepalanya seolah-olah seperti permata berlian. Kalau ada orang kaafir yang bertemu dengannya dan mencium bau nafasnya maka orang kaafir itu akan menjadi mati. Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan menyeret Dajjal sampai ke pintu gerbang Kota Ludd, kemudian disana Dajjal dibunuh oleh Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู . Kemudian kepada Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู , datanglah suatu kaum yang dijaga oleh Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู dari Dajjal, lalu ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู pun mengusap wajah-wajah mereka dan menceritakan kepada mereka derajat mereka di surga, dan seterusnya.
Ada penjelasan dari Imaam Ibnu Katsiir ุฑุญู ู ุงููู dalam Kitab Tafsiir beliau ุฑุญู ู ุงููู yang berjudul An Nihaayah Fil Fitan wal Malaahim, kata beliau ุฑุญู ู ุงููู: “Keterangan yang termasyhur tentang dimana akan turunnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู , ialah di Menara Putih sebelah timur Damaskus, (di masjid sebelah timur Damaskus).”
Kata Imaam Ibnu Katsir ุฑุญู ู ุงููู: “Mudah-mudahan ini riwayat yang terpelihara (yang benar).” Kata beliau ุฑุญู ู ุงููู selanjutnya: “Tidak ada di Damaskus disebut menara sebelah timur. Yang ada adalah di sebelah timur masjid ‘Umawi (kerjaan Mu’awwiyah).”
Inilah yang paling tepat karena: “Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan turun sedang Iqomat sudah ditegakkan.”
6. Masa Hidup Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู
Masa Hidup Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู .
Ada dua versi dalam Hadits, pertama sebagaimana dalam Hadits Abu Hurairoh ุฑุถู ุงููู ุนูู, yang telah dijelaskan diatas, bahwa Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan tinggal selama 40 tahun, kemudian meninggal dan disholatkan oleh kaum Muslimin.
Kedua, dalam Hadits yang lain, diriwayatkan oleh Imaam Muslim no: 7568 bahwa berdasarkan riwayat ‘Abdullooh bin Amr bin Al Ash ุฑุถู ุงููู ุนูู, beliau berkata bahwa Nabi Muhammad ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู bersabda:
َูุฎْุฑُุฌُ ุงูุฏَّุฌَّุงُู ِูู ุฃُู َّุชِู ََููู ُْูุซُ ุฃَุฑْุจَุนَِูู – ูุงَ ุฃَุฏْุฑِู ุฃَุฑْุจَุนَِูู َْููู ًุง ุฃَْู ุฃَุฑْุจَุนَِูู ุดَْูุฑًุง ุฃَْู ุฃَุฑْุจَุนَِูู ุนَุงู ًุง – ََููุจْุนَุซُ ุงَُّููู ุนِูุณَู ุงุจَْู ู َุฑَْูู َ َูุฃََُّูู ุนُุฑَْูุฉُ ุจُْู ู َุณْุนُูุฏٍ ََููุทُْูุจُُู َُُُِْูููููู ุซُู َّ َูู ُْูุซُ ุงَّููุงุณُ ุณَุจْุนَ ุณَِِููู َْููุณَ ุจََْูู ุงุซَِْْููู ุนَุฏَุงَูุฉٌ ุซُู َّ ُูุฑْุณُِู ุงَُّููู ุฑِูุญًุง ุจَุงุฑِุฏَุฉً ู ِْู ِูุจَِู ุงูุดَّุฃْู ِ َููุงَ َูุจَْูู ุนََูู َูุฌِْู ุงูุฃَุฑْุถِ ุฃَุญَุฏٌ ِูู َْููุจِِู ู ِุซَْูุงُู ุฐَุฑَّุฉٍ ู ِْู ุฎَْูุฑٍ ุฃَْู ุฅِูู َุงٍู ุฅِูุงَّ َูุจَุถَุชُْู ุญَุชَّู َْูู ุฃََّู ุฃَุญَุฏَُูู ْ ุฏَุฎََู ِูู َูุจَุฏِ ุฌَุจٍَู َูุฏَุฎََูุชُْู ุนََِْููู ุญَุชَّู ุชَْูุจِุถَُู
Artinya:
“Dajjal akan keluar pada ummatku, kemudian akan hidup 40 — saya tidak tahu 40 harikah, 40 bulankah atau 40 tahunkah – sehingga Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู bangkitkan ‘Isa bin Maryam ุนููู ุงูุณูุงู , dalam bentuk seperti ‘Urwah bin Mas’uud, mengejar dan membinasakannya. Kemudian manusia tinggal selama 7 tahun. Yang satu tidak memusuhi yang lain, kemudian Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู turunkan angin yang dingin dari arah Syam, sehingga tidak ada yang tersisa di permukaan bumi ini seorang pun, yang ada didalam hatinya sebiji sawit kebaikan atau iman kecuali akan dicabut nyawanya, sehingg seandainya seorang dari kalian akan bersembunyi didalam sebuah gunung, maka angin itu pun akan memasukinya dan mencabut nyawanya.”
Jadi pada masa Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู nanti, masyarakat akan damai sentausa.
Lalu sesudah 7 tahun, pada masa itu orang beriman akan mati dihempas oleh angin dingin yang Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู kirimkan dari arah negeri Syam.
Yang menjadi masalah adalah, bahwa dalam Hadits tersebut Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู
menyebutkan bahwa Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan tinggal selama 7 tahun. Sementara itu dalam Hadits yang lain, diriwayatkan oleh Imaam Muslim bahwa Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan hidup selama 40 tahun.
Dalam Musnad Imaam Ahmad no: 24511, dari ‘Aa’isyah ุฑุถู ุงููู ุนููุง, menurut Syaikh Syuaib Al Arnaa’uth sanadnya adalah Hasan.
ุซู ูู ูุซ ุนูุณู ุนููู ุงูุณูุงู ูู ุงูุฃุฑุถ ุฃุฑุจุนูู ุณูุฉ ุฅู ุงู ุง ุนุฏูุง ูุญูู ุง ู ูุณุทุง
Artinya:
“Kemudian ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan hidup di bumi ini selama 40 tahun, menjadi Imaam yang adil dan Penguasa yang adil.”
Kesimpulan dari kedua versi Hadits diatas adalah sebagaimana yang ditulis oleh Syaikh ‘Abdullooh bin Sulaiman Al Ghufaily dalam Kitabnya Asyrootussaa’ah. Kata beliau, “Yang benar, sebagaimana yang didukung oleh riwayat Imaam Jalaaluddiin As Suyuuthi ุฑุญู ู ุงููู dalam Kitabnya Ad Durrul Mantsuur, bahwa Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan hidup selama 40 tahun, tetapi 40 tahun itu seolah-olah seperti 4 tahun karena ketika itu hari sangat cepat berjalan.” Hadits tersebut adalah dari Abu Hurairoh ุฑุถู ุงููู ุนูู, diriwayatkan oleh ‘Abd bin Humaid.
7. Kesimpulan Para ‘Ulama Tentang Turunnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู
Dibawah ini adalah pernyataan para ‘Ulama Ahlus Sunnah, tentang keyakinan mereka terhadap Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู .
Pertama, seperti dikatakan oleh Imaam Abul Hasan Al Asy’aary ุฑุญู ู ุงููู (setelah beliau ุฑุญู ู ุงููู menjadi seorang Salafi, ruju’
dari paham Mu’tazilah yang menyimpang kembali ke manhaj Salaf), yang mana beliau menulis Kitab yang berjudul Maqoolaat Al Islaamiyyiin Wakhtilaaf Al Musholliin, beliau mengatakan bahwa:
“Menyatakan beriman kepada Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู, kepada para Malaikat-Nya, kepada Kitab-Nya, kepada rosuul-rosuul-Nya dan beriman pula kepada apa yang datang dari Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู, apa yang diriwayatkan oleh orang-orang terpercaya dari Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ,
tidak menolak dari apapun semua itu dan mereka membenarkan tentang akan keluarnya Dajjal, bahwa Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan membunuh Dajjal, dan mengimani semua apa yang berasal dari kata-kata mereka.”
Imaam Abul Hasan Al Asy’aary ุฑุญู ู ุงููู awalnya adalah seorang Asy’aariyyah, yang di Indonesia diyakini sebagai tokoh Ahlus Sunnah wal Jamaa’ah. Sayangnya apa yang diyakini oleh sebagian kalangan kaum Muslimin Indonesia tersebut adalah keyakinan di masa ketika Imaam Abul Hasan Asy’aary ุฑุญู ู ุงููู masih berpaham Asy’aariyyah, jadi dimasa ketika beliau ุฑุญู ู ุงููู BELUM bertaubat dan belum kembali (ruju’) kepada manhaj Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู .
Akibatnya banyak terjadi kesalahan sebagian kalangan kaum Muslimin di Indonesia dalam memahami Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah manhaj Salafush Shoolih. Hal tersebut adalah akibat kesalahan dalam mengambil ‘ilmu dari Imaam Abul Hasan Al Asy’aary ุฑุญู ู ุงููู ini. Sehingga di Indonesia, yang banyak berkembang bukannya paham Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah, melainkan adalah paham Asy’aariyyah. Hendaknya kaum Muslimin Indonesia mewaspadai hal ini, dan kembali kepada paham Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah yang benar.
Adapun perkataan beliau yang disampaikan diatas dalam kajian kita kali ini adalah perkataan Imaam Abul Hasan Al Asy’aary ุฑุญู ู ุงููู setelah beliau ุฑุญู ู ุงููู bertaubat dari paham Mu’tazilah-nya, atau dengan kata lain, ketika beliau ุฑุญู ู ุงููู sudah berposisi sebagai seorang Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah.
Kedua, menurut ulama lain seperti Muhammad Siddiiq Hasan Khoon Al Qonuji, beliau mengatakan dalam Kitabnya Al
‘Idzaa’ah, kata beliau, “Hadits-Hadits tentang turunnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู adalah banyak. Disebutkan oleh Imaam Asy Syaukaany ุฑุญู ู ุงููู terdapat 29 Hadits antara Shohiih, Hasan dan Dho’iif yang terdukung. Diantaranya adalah yang kami sebut dalam Hadits-Hadits tentang Dajjal. Bahkan ada yang disebut-sebut dalam Hadits tentang Imaam Mahdi. Semua itu satu-sama lain digabungkan, dan semua itu berasal dari para Shohabat Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู dan semuanya termasuk dalam hukum Hadits yang Marfu’, karena itu tidak ada satu kebolehan untuk ber-Ijtihad dalam perkara-perkara berita seperti tentang Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู .”
Kemudian dijelaskan tentang beberapa Hadits yang kata beliau adalah termasuk Hadits yang sampai pada derajat Muttawatir.
Semua itu adalah perkataan para ulama bahwa turunnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู adalah pasti. Termasuk ‘Ulama Ahlus Sunnah di zaman sekarang seperti Syaikh Muhammad Nashiruddin
Al Albaany ุฑุญู ู ุงููู, beliau berkata bahwa, “Hadits-Hadits tentang Dajjal dan Hadits-Hadits tentang turunnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู adalah Muttawatir. Wajib meng-imaninya dan jangan gentar dengan apa yang diklaim oleh orang-orang yang tidak meyakini Hadits Ahad. Sebab mereka adalah orang-orang yang bodoh, yang tidak punya kemampuan untuk mengikuti jalan-jalan Hadits. Padahal kalau mereka melakukannya, maka mereka akan mengetahui bahwa Hadits-hadits tersebut adalah Muttawatir.”
8. Hikmah Turunnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู di Akhir Zaman.
1. Kita meyakini Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู dan turunnya beliau ุนููู ุงูุณูุงู merupakan bantahan terhadap orang-orang Yahudi bahwa mereka telah membunuhnya dahulu; dan juga bantahan kepada orang-orang Nasrani yang menjelmakan Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู yang lalu kata mereka bahwa Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู telah terbunuh dikeroyok oleh Yahudi dan disalib. Karena yang disalib itu bukanlah Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู
melainkan orang yang diserupakan oleh Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู seperti Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู . Sedangkan Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู diangkat oleh Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู ke langit. Dengan turunnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู , mereka akan terbantahkan karena ternyata Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู masih hidup dan diturunkan kembali ke bumi oleh Alloohุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู.
Perhatikanlah firman Alloh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู dalam QS. An Nisaa’ (4) ayat 157 :
ََِِْูููููู ْ ุฅَِّูุง َูุชََْููุง ุงْูู َุณِูุญَ ุนِูุณَู ุงุจَْู ู َุฑَْูู َ ุฑَุณَُูู ุงِّููู َูู َุง َูุชَُُููู َูู َุง ุตََูุจُُูู ََِููููู ุดُุจَِّู َُููู ْ َูุฅَِّู ุงَّูุฐَِูู ุงุฎْุชََُูููุงْ ِِููู َِููู ุดٍَّู ู ُِّْูู ู َุง َُููู ุจِِู ู ِْู ุนِْูู ٍ ุฅِูุงَّ ุงุชِّุจَุงุนَ ุงูุธَِّّู َูู َุง َูุชَُُููู َِููููุงً
Artinya:
“Dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, `Isa putra Maryam, Rosuul Allooh”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan `Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) `Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah `Isa.”
2. Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู wafat dan dikubur di dalam tanah. Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู adalah manusia berasal dari anak-cucu Nabi ‘Adam ุนููู ุงูุณูุงู , seperti disebutkan dalam Hadits Riwayat Imaam Muslim no: 6281, dari Shohabat Abu Hurairoh ุฑุถู ุงููู ุนูู, bahwa Rosulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู bersabda,
ุฃَุจู ُูุฑَْูุฑَุฉَ ุนَْู ุฑَุณُِูู ุงَِّููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - َูุงَู « ุงูุฃَْูุจَِูุงุกُ ุฅِุฎَْูุฉٌ ู ِْู ุนَูุงَّุชٍ َูุฃُู ََّูุงุชُُูู ْ ุดَุชَّู َูุฏُُِูููู ْ َูุงุญِุฏٌ ََْูููุณَ ุจَََْูููุง َูุจٌِّู
Artinya:
“Para Nabi itu adalah bersaudara dari bapak yang sama, ibu mereka berbeda-beda, dien mereka adalah satu. Tidak ada Nabi diantara aku dengan ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู .”
Berasal dari bapak yang sama, sedangkan ibunya berbeda-beda, maksudnya Syari’at mereka berbeda-beda, tetapi dien mereka satu.
Jadi Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู adalah sama dengan nabi-nabi yang lain karena berasal dari tanah, maka meninggalnya pun kembali ke tanah. Maka seperti disebutkan dalam riwayat diatas, Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู akan wafat dan disholatkan oleh kaum muslimin dan akan dikuburkan. Dan itu berarti Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู adalah sama dengan nabi-nabi yang lain.
3. Turunnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู adalah membantah orang-orang Nasrani yang mengatakan bahwa Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู sudah berkorban menjadi penebus dosa dan rela mati untuk membalas dosa umatnya. Padahal Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู tidak meninggal, tetapi diangkat oleh Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู ke langit.
Perhatikanlah firman Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู dalam QS. Aali ‘Imroon (3) ayat 55:
ุฅِุฐْ َูุงَู ุงُّููู َูุง ุนِูุณَู ุฅِِّูู ู ُุชَََِّูููู َูุฑَุงِูุนَُู ุฅََِّูู َูู ُุทَِّูุฑَُู ู َِู ุงَّูุฐَِูู ََููุฑُูุงْ َูุฌَุงุนُِู ุงَّูุฐَِูู ุงุชَّุจَุนَُูู ََْููู ุงَّูุฐَِูู ََููุฑُูุงْ ุฅَِูู َْููู ِ ุงَِْูููุงู َุฉِ ุซُู َّ ุฅََِّูู ู َุฑْุฌِุนُُูู ْ َูุฃَุญُْูู ُ ุจََُْูููู ْ ِููู َุง ُููุชُู ْ ِِููู ุชَุฎْุชََُِูููู
Artinya:
“(Ingatlah), ketika Allooh berfirman: “Hai ‘Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Aku lah kembalimu, lalu Aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya“.
4. Adalah Mu’jizat Nabi Muhammad ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู bahwa apa yang diberitakan beliau ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู betul-betul akan terjadi. Sedang beliau ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู bukanlah tukang sihir atau tukang ramal, melainkan Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู benar-benar menerima Wahyu dari Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู dan hanya menyampaikan saja kepada umatnya.
5.Merupakan kekuasaan Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู. Bahwa Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู Maha Kuasa untuk menciptakan dan membuat jalan cerita bahwa Hari Kiamat itu ada yang Sughro
(Kiamat Kecil atau mati) dan yang Kubro (Kiamat Besar). Lalu turunnya Imaam Mahdi, Dajjal, ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู , dan seterusnya. Semua itu dihancurkan termasuk Dajjal (yang mengaku dirinya sebagai Tuhan dan mengaku bisa menunjukkan bahwa ini surga dan ini neraka), ternyata Dajjal pun akan dibunuh oleh Imaam Mahdi dan ‘Isa bin Maryam ุนููู ุงูุณูุงู dan itu merupakan pertanda bahwa tidak selayaknya manusia berlaku sombong kepada Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู. Karena Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู dapat menghinakan orang-orang yang sombong terhadap Syari’at-Nya. Bukan saja di akhirat, melainkan di dunia saja dia sudah dihinakan oleh Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู
Demikianlah tentang turunnya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู dan berikutnya insya Allooh kita akan bahas tentang Ya’juj dan Ma’juj dan seterusnya sampai dengan akhir Tanda Hari Kiamat Kubro.
TANYA JAWAB
Pertanyaan:
Diatas dijelaskan bahwa akhirnya semua manusia akan menjadi beriman, menjadi Muslim. Kemudian orang-orang muslim itu akan mati karena hembusan angin dingin. Tetapi di hari menjelang Kiamat itu akan muncul api yang menggiring manusia dan mereka akan dihempaskan ke laut.
Pertanyaannya, apakah ketika Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู itu turun, manusia menjadi muslim, lalu dimatikan oleh Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู dan kemudian bagaimana kelanjutan peristiwanya ?
Jawaban:
Kalau penjelasan diatas diperhatikan bahwa pada zaman Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู , orang-orang Yahudi masuk Islam, orang-orang Nasrani masuk Islam, bahkan agama-agama lain menyatakan kalah dan tunduk. Sehingga karena mereka semua menjadi Muslim, maka Jizyah (upeti dari orang kaafir) menjadi dihapus. Karena orang kaafir-nya sudah tidak ada.
Berikutnya, bahwa ketika Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู turun dan hidup kembali di dunia, bahkan wafat dan disholatkan oleh kaum muslimin, berarti kaum muslimin-nya masih hidup. Lalu orang-orang muslim yang masih hidup itu akan ditiup oleh angin (seperti dikatakan dalam Hadits) yang meniup semua manusia yang di dalam hatinya ada iman, sehingga mereka semua pun akan meninggal. Kemungkinan setelah itu masih ada orang-orang yang tidak beriman, sehingga kepada mereka lah akan ditegakkan Hari Kiamat.
Dalam Hadits Riwayat Imaam Muslim no: 5066, dari Shohabat ‘Abdullooh bin ‘Amr bin Al Ash ุฑุถู ุงููู ุนูู, bahwa beliau berkata,
ุนู ุนَุจْุฏُ ุงَِّููู ุจُْู ุนَู ْุฑِู ุจِْู ุงْูุนَุงุตِ ََูุงَู : ูุงَ ุชَُููู ُ ุงูุณَّุงุนَุฉُ ุฅِูุงَّ ุนََูู ุดِุฑَุงุฑِ ุงْูุฎَِْูู ُูู ْ
Artinya:
“Kiamat tidak akan terjadi, kecuali pada orang-orang yang paling jahat.”
Orang-orang jahat itulah yang akhirnya digiring oleh api dalam proses hari Kiamat berikutnya.
Pertanyaan :
Dengan tidak mengurangi keimanan terhadap datangnya hari Kiamat, pertanyaannya adalah apakah ada keterangan mengapa yang turun justru Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู , bukan Nabi yang lain?
Jawaban:
Sebagaimana kita ketahui bahwa semua Nabi sudah wafat. Ketika Alloh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู
menceritakan tentang Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู (dalam Surat Al Baqoroh), bahwa Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู menyatakan bahwa Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู -lah yang mewafatkannya dan mengangkatnya, lalu kelak akan diturunkan kembali ke bumi. Dengan keterangan tersebut dalam Al Qur’an bahwa Nabi ‘Isa-lah ุนููู ุงูุณูุงู yang Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู pilih untuk menunjukkan bahwa ia tidak meninggal, melainkan beliau diangkat ke langit. Karena hanya Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู yang masih hidup. Dan semua itu merupakan kehendak Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู dan kita tidak bisa mengatakan apapun karena Allooh ุณุจุญุงูู ูุชุนุงูู -lah yang Mencipta dan Dia-lah yang Memilih, sesuai dengan Kehendak-Nya.
Pertanyaan:
Ketika Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู turun ke bumi apakah beliau sudah dalam kondisi dewasa, apakah Imaam Mahdi juga sudah dalam kondisi demikian?
Jawaban:
Tentunya ketika Imaam Mahdi menjadi pemimpin, penguasa, adalah orang yang sudah dewasa dan sudah matang dan seterusnya, dan dijelaskan oleh Hadits Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู tidak sampai pada (tentang) umurnya, tetapi intinya orang itu sudah menjadi pemimpin dan dewasa dan bisa mengatur berbagai perkara. Demikian pula Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู pun juga sudah dewasa.
Pertanyaan:
Mohon penjelasan tentang Mu’jizat Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู .
Jawaban:
Mu’jizat Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู jumlahnya ada ratusan mu’jizat. Oleh para ‘Ulama bahkan ditulis suatu Kitab berjudul Mu’jizatturrosuul, yakni suatu Kitab yang memuat tentang Mu’jizat Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู , yang jumlahnya ratusan. Dan salah satu mu’jizat Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู adalah Al Qur’an. Mu’jizat-mu’jizat beliau ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู terlalu panjang untuk diuraikan satu demi satu sekarang, karena waktu kajian kita terbatas.
Pertanyaan:
Tentang kalahnya Dajjal oleh Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู , bagaimana bentuknya? Apakah ia mati dibunuh atau dipenggal kepalanya, ataukah begitu Dajjal bertemu Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู langung lemas dan akhirnya mati?
Jawaban:
Seperti yang ditemui dalam Hadits, Dajjal ketika bertemu dengan Nabi ‘Isa ุนููู ุงูุณูุงู menjadi seperti garam yang larut dalam air (mencair). Demikian digambarkan dalam Hadits. Bentuknya Walloohu a’lam.
Pertanyaan;
Bagaimana tentang paham (keyakinan) Syi’ah?
Jawaban:
Salah satu diantaranya, kalau dilihat dari segi hukumnya, para Imaam Ahlus Sunnah wal Jamaa’ah menyatakan bahwa Syi’ah Ja’fariyah tergolong kaafir, karena mereka mengingkari Al Qur’an, mengingkari Khulafaa’ur rosyidiin, mengkafirkan para Shohabat Rosuulullooh ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู dsbnya. Menurut Ahlus Sunnah wal Jamaa’ah, mereka terhukumi sebagai Kaafir.
Ada diantara Syi’ah yang tidak kaafir, tetapi tergolong Bid’ah yaitu yang disebut dengan paham Azza’idiyyah, tetapi sekarang Azza’idiyyah ini sudah rapuh dan semakin hilang.
Sekian bahasan kita mudah-mudahan bermanfaat, dan bila kita mengingat Hari Kiamat, maka seperti ketika Nabi Muhammad ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู menjawab pertanyaan Shohabatnya tentang kapankah Hari Kiamat, maka beliau ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู bersabda dengan pertanyaan pula: “Apa yang sudah engkau siapkan untuk menghadapi Hari Kiamat?”
Teori atau pelajaran tentang hari Kiamat harus diimani. Dan yang paling penting bagi kita adalah: “Apa yang sudah kita persiapkan menjelang Hari Kiamat“, karena Kiamat itu datangnya secara tiba-tiba.
Alhamdulillah, kiranya cukup sekian dulu bahasan kita kali ini, mudah-mudahan bermanfaat.
Tags : Akhir Zaman Ilmu Tauhid Teologi
